Wano Country Arc Part 2
Sinopsis
Sembilan Pedang Merah berhasil sampai ke kastil dan dibawa ke masa depan dua puluh tahun ke depan. Toki tetap tinggal di sana, tetapi tewas saat menyampaikan sebuah ramalan.
Kabar kematian Oden menyebar hingga ke telinga Toki, yang mengenang saat-saat terakhirnya bersama Oden. Sebelum berangkat untuk menghadapi Kaidou, Oden mempercayakan sebuah gulungan kepada Toki untuk dibuka jika ia tewas dalam pertempuran. Gulungan itu meramalkan bahwa dalam dua puluh tahun, seseorang akan datang untuk menyelamatkan Negeri Wano. Dikejar oleh Bajak Laut Beasts, Sembilan Pedang Merah berlari melintasi hutan untuk melarikan diri kembali ke kastil Oden. Ashura dan Denjiro terpaksa tertinggal untuk bertempur melawan Bajak Laut Beasts. Anak buah Kaidou menembakkan panah berapi ke kastil Oden, sehingga membuatnya terbakar sementara Toki, Momonosuke, dan Hiyori masih berada di dalamnya. Momonosuke mengenang waktunya bersama Oden. Saat Bajak Laut Roger melayang turun dari Skypiea, mereka melihat pemandangan lautan dari atas. Hiyori juga teringat saat Oden mendengarkannya memainkan shamisen. Hiyori belajar lagu “Moon Princess”. Oden bercanda bahwa lagu itu harus dimainkan di pemakamannya, yang membuat Hiyori ketakutan. Kaidou memasuki kastil dengan niat membunuh Momonosuke. Ia berhadapan dengan Momonosuke, tetapi karena Momonosuke terlalu pengecut untuk bekerja sama, Kaidou kehilangan minat dan membiarkannya mati di dalam kastil. Ia berubah menjadi wujud naga dan pergi. Sebagian besar anggota Sembilan Sarung Pedang Merah berhasil sampai di kastil, kecuali Ashura dan Denjiro. Toki memindahkan Sembilan Sarung Pedang Merah beserta Momonosuke ke masa depan dua puluh tahun ke depan. Ia mempercayakan Hiyori untuk dibesarkan oleh Kawamatsu sementara ia sendiri menunggang kuda pergi ke Kota Bakura. Di gerbang kota, ia mengumumkan ramalan yang diterimanya dari Oden kepada kerumunan orang, sesaat sebelum ia ditembak jatuh oleh seorang penembak jitu musuh.
Download