Wano Country Arc Part 2
Sinopsis
Setelah meninggalkan Toki serta kedua anaknya, Inuarashi dan Nekomamushi, Oden melanjutkan petualangannya melintasi Negeri Wano dan Zou. Shanks dan Buggy juga tetap tinggal di sebuah pulau lain tepat sebelum Roger mencapai pulau terakhir, menamainya Laugh Tale, dan menjadi Raja Bajak Laut pertama dalam sejarah.
Petualangan Oden bersama Bajak Laut Roger membawanya kembali ke tanah airnya, Negeri Wano, karena di sana terdapat sebuah Road Poneglyph. Namun, Toki jatuh sakit akibat kelelahan setelah bertahun-tahun berpetualang bersama Oden, sehingga Oden terpaksa meninggalkan Toki dan anak-anaknya di Wano. Inuarashi dan Nekomamushi juga memutuskan untuk tetap tinggal. Oden sebenarnya juga ingin tinggal, tetapi Toki bersikeras agar Oden berlayar bersama Bajak Laut Roger. Saat ia kembali berlayar, ia menyadari adanya sedikit perubahan di Negeri Wano. Sementara itu, Orochi dan Higurashi mengungkapkan kekecewaan mereka karena Keluarga Kouzuki kini memiliki pewaris yang layak setelah Oden. Bajak Laut Roger berlayar ke Zou, tempat Road Poneglyph terakhir berada. Mereka disambut oleh adipati di sana, Hitsugisukan, yang bersyukur karena Inuarashi dan Nekomamushi masih hidup. Pedro yang masih muda juga meminta untuk bergabung dengan kru bajak laut tersebut. Roger menolaknya karena usianya yang masih muda, tetapi menyatakan bahwa waktunya akan tiba. Bajak Laut Roger kini memiliki semua informasi yang mereka butuhkan untuk menemukan pulau terakhir, tetapi Buggy jatuh sakit dengan demam tinggi tepat sebelum perjalanan. Ia dan Shanks terpaksa tinggal di belakang sementara yang lain berangkat. Sebelum Roger berangkat, ia memberikan topi jerami ikoniknya kepada Shanks. Kabar menyebar ke seluruh dunia bahwa Bajak Laut Roger berhasil menaklukkan seluruh Grand Line, menjadikannya Raja Bajak Laut pertama dalam sejarah. Setelah menemukan pulau tersebut, Roger berterima kasih kepada “Joy Boy” yang telah mewariskan harta karun itu kepadanya. Roger memberi nama “Laugh Tale” pada pulau yang telah tak tersentuh selama berabad-abad itu.
Download