Skypiea Arc
Sinopsis
Enel melancarkan serangan balasan terhadap Gan Fall dan melancarkan pukulan penentu. Ia kemudian melumpuhkan Nico Robin saat gadis itu mencoba memanipulasinya. Zoro membuat Enel terkesan dengan kekuatannya, namun dengan mudah dikalahkan saat berusaha membalas perbuatan Enel terhadap Robin; Wyper pun harus menggunakan senjata rahasianya untuk mengalahkan Enel.
Tampak tiga anak Skypiea sedang bermain dan melewati rumah Conis ketika salah satu dari mereka berkomentar betapa baiknya Conis dan Pagaya. Anak kedua mengatakan bahwa ia mendengar keduanya jahat karena telah membantu Penduduk Laut Biru melarikan diri dan tidak taat kepada Tuhan. Salah satu anak itu berkomentar bahwa ayahnya berada di pasukan Tuhan dan dia belum pernah melihat ayahnya sebelumnya. Yang lain memujinya dengan mengatakan bahwa ayahnya hebat karena melayani Tuhan. Conis sedang dalam perjalanan untuk memperingatkan penduduk Skypiea mengenai pesan yang diterimanya, agar tindakan para penegak hukum tidak sia-sia. Enel tertawa setelah mendengar bahwa justru dia lah yang akan menghilang. Gan Fall menanyakan niat para Penegak Hukum dan Enel. Enel menjawab dengan menyebut “ascension”. Ia kemudian melanjutkan dengan memberitahu Gan Fall bahwa ia akan meninggalkan Skypiea dan berniat kembali ke tempat Tuhan berdiam, yang ia sebut Fairy Vearth, sebuah tanah yang tak terbatas luasnya. Enel juga mengatakan kepada mereka bahwa segala sesuatu memiliki tempat yang semestinya, serta menegaskan niatnya untuk membunuh setiap penduduk Skypiea. Gan Fall menjadi marah dan mengatakan kepada Enel bahwa "Tuhan" hanyalah gelar yang diberikan kepada Gubernur Skypiea. Enel menyatakan bahwa memang begitu sampai saat ini dan memberitahu Gan Fall bahwa ia telah melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan kepada para Enforcer Gan Fall. Enel menjelaskan kepada Gan Fall mengapa pasukan penegak hukumnya tewas, dan Gan Fall pun meledak amarahnya serta menyerang Enel. Ia teringat betapa sulitnya baginya untuk mencapai kesepakatan dengan suku Shandia dan bagaimana Enel akhirnya mengambil alih jabatannya. Enel kemudian menyerang Gan Fall menggunakan serangan 20.000.000 Volt: Vari. Setelah mengalahkan Gan Fall, Enel mengajak kelima orang yang tersisa untuk bergabung dengannya dan berangkat ke Fairy Vearth. Robin lalu bertanya, jika mereka menolak, apa yang akan terjadi. Enel menjawab bahwa ia sudah mengambil keputusan. Robin mengatakan kepada Enel bahwa jika ia menghancurkan pulau itu, apa yang dicarinya pun akan hancur bersama-sama. Namun, Enel memberitahunya bahwa Lonceng Emas itu sudah diketahui keberadaannya. Dengan mengikuti deduksi Robin, Enel mampu menunjukkan bahwa Lonceng Emas Shandorian terletak di puncak Giant Jack. Ia lalu melepaskan sambaran petir ke arah Robin karena mencoba memanipulasinya menggunakan informasinya. Zoro melompat dan menangkap Robin. Marah, Zoro kemudian menyerang Enel, sementara Wyper menembakkan Burn Bazooka ke arah Enel, yang dibalasnya menggunakan Kari. Enel menyebutkan bahwa mereka mulai rewel tepat sebelum berangkat ke Fairy Vearth. Zoro, yang dipenuhi amarah, bertanya kepada Enel kapan ia memutuskan untuk ikut serta, lalu menyerangnya. Namun, Enel mengungguli dan mengalahkan Zoro. Wyper memanfaatkan kesempatan itu dan mencengkeram Enel. Ia membalut lengan kirinya dengan Seastone dan menggunakannya untuk melemahkan kekuatan Enel. Enel bertanya apakah Wyper menginginkan Vearth, dan Wyper menjawab bahwa yang ia inginkan adalah kematian; dengan demikian membunuh Enel dan dirinya sendiri. Ia tidak menghiraukan alasan Enel dan melanjutkan serangannya menggunakan Reject Dial-nya. Enel jatuh ke tanah, tak sadarkan diri.
Download