Whole Cake Island Arc
Sinopsis
Luffy dan Katakuri melanjutkan pertarungan mereka di Mirro-World, dengan Luffy berniat memanfaatkan pertarungan tersebut untuk memperkuat Haki-nya dan mengalahkan Katakuri. Sementara itu, awak kapal Sunny dikepung oleh armada Bajak Laut Big Mom, dan sedang menuju langsung ke arah armada Daifuku. Namun, Carrot menawarkan bantuan kepada awak kapal dengan memanfaatkan bulan purnama untuk mengaktifkan Sulong, yang meningkatkan kemampuan bertarungnya dan memungkinkannya mengalahkan Daifuku beserta krunya.
Di Mirro-World, Katakuri bertanya-tanya mengapa Luffy memilih untuk menghadapi kematian dengan kembali menantangnya, sambil menanyakan apakah Luffy berniat untuk menjadi bawahan Bajak Laut Big Mom. Luffy mencoba menyerang Katakuri sambil menyatakan bahwa ia datang untuk mengalahkan Komandan Manis itu, dan Katakuri mengatakan bahwa itu bukanlah pilihan saat ia menghindar dari semua serangan dan bersiap untuk membalas dengan serangannya sendiri. Katakuri mengungguli Luffy dalam pertarungan mereka, dan kembali menciptakan lengan mochi dengan Muso Donuts. Mengingat ajaran Rayleigh tentang bagaimana Haki menjadi lebih kuat saat seseorang menghadapi lawan yang lebih kuat, Luffy mencoba berkonsentrasi dan memprediksi serangan Katakuri. Namun, ia terkena lengan mochi itu secara langsung dan terhempas ke dinding. Katakuri mulai merasa jengkel dengan Luffy, yang menurutnya—meski Luffy memiliki tekad yang tak tergoyahkan—tidak akan pernah bisa mengalahkannya. Di laut lepas, kru Sunny dihadang oleh armada Daifuku sambil dikejar oleh armada Big Mom dan Bavarois, sehingga mereka pun terkepung. Bavarois mengetahui bahwa armada yang dipimpin oleh Smoothie—yang ditemani oleh Citron dan Cinnamon—juga telah datang untuk mendukung Bajak Laut Big Mom. Awak kapal Sunny mengetahui bahwa Daifuku-lah yang telah tiba, dan ia menghubungi Perospero untuk meminta izin menembak jatuh kapal Sunny. Perospero mengabulkannya, karena tahu bahwa Big Mom akan pergi ke Pulau Cacao dan memakan kue milik Pudding. Ia kemudian menyadari bahwa tubuh Big Mom semakin kurus. Daifuku menempatkan armadanya pada posisi yang tepat dan memerintahkan bawahannya untuk menembakkan peluru meriam tak bernyawa karena Big Mom membuat “homies” peluru meriam tersebut menjadi tidak stabil. Ia lalu menunggu hingga Sunny masuk ke jangkauan tembak, sementara awak Sunny memutuskan untuk terus bergerak maju, bersiap bertempur. Carrot memandang bulan, dan ia teringat kata-kata Pedro bahwa suatu hari nanti waktunya setiap orang akan tiba. Ia lalu meminta awak kapal untuk menyerahkan urusan armada kepadanya, sambil menyatakan bahwa ia akan menggunakan kekuatan bulan purnama. Jinbe bertanya apakah ia bisa mengendalikan Sulong, dan ia mengonfirmasi hal itu, sambil mengatakan bahwa Pedro yang mengajarkannya. Carrot lalu menatap bulan purnama dan mengaktifkan Sulong, membuat rambut dan bulunya tumbuh lebih panjang serta matanya berubah merah saat ia memperoleh penampilan liar namun anggun. Awak Daifuku memperhatikan Carrot dan terkejut saat mengenali Sulong, sementara para Topi Jerami pun tak kalah terpesona. Carrot kemudian melompat ke arah laut, tetapi yang mengejutkan para Topi Jerami, ia mampu terbang di atas air menuju armada Daifuku. Setelah mendarat di kapal Daifuku, ia mengalahkan awak kapalnya dengan kecepatannya dan menghabisi beberapa di antaranya sekaligus dengan ledakan Electro yang kuat. Daifuku menegaskan bahwa Carrot tidak akan bisa menghentikan armadanya untuk menghancurkan Sunny, tetapi dalam sekejap mata, Carrot merobek kemudi kapalnya, membuat Daifuku tercengang saat kapalnya kehilangan kendali. Carrot kemudian melompat ke arah salah satu Tartes saat Daifuku memanggil jinnya untuk menyerang Carrot. Namun, Carrot berhasil menghindar dari serangan jin tersebut, yang tanpa sengaja memotong beberapa Tartes menjadi dua bagian sebagai kerusakan tambahan. Para anak buah Daifuku berteriak putus asa saat jin miliknya terus menyerang Carrot, namun selalu meleset dan justru menimbulkan kerusakan lebih parah pada armada. Kelompok Topi Jerami menyaksikan aksi Carrot dengan takjub, dan Nami menyadari bahwa inilah kartu truf kaum Mink yang pernah disebutkan Inuarashi di Zou. Jinbe mengungkapkan bahwa dengan menatap bulan purnama, kaum Mink kehilangan kendali atas indra mereka dan menjadi lebih liar serta berbahaya. Namun, karena kurangnya kendali ini, Sulong merupakan kemampuan yang sangat berbahaya karena kaum Mink dapat menguras tenaga mereka hingga tewas dalam hitungan jam jika mereka tidak mampu menonaktifkannya. Brook kemudian bersiap untuk pergi dan memberikan bantuan kepada Carrot, lalu berlari di atas air menuju armada Daifuku. Armada Bavarois kemudian masuk ke jangkauan serangan Sunny dan mulai menembaki kapal tersebut, memaksa awak kapal yang tersisa untuk bertahan melawan serangan itu.
Download