Egghead Arc
Sinopsis
Saat Pizarro bersiap menyerang kapal Angkatan Laut, Garp memberikan beberapa instruksi kepada anak buahnya. Begitu Pizarro menyerang, Koby—setelah teringat akan latihan keras yang pernah dijalaninya—melepaskan serangan Armament Haki yang dahsyat ke arah tangan batu raksasa itu untuk membantu dan melindungi kapal mereka. Garp kemudian memerintahkan mereka untuk meninggalkannya, sambil mengingatkan apa yang sebenarnya penting. Sementara itu, Armada Angkatan Laut mendekati Egghead.
Saat Koby menyaksikan dengan ngeri bagaimana Pizarro bersiap menghancurkan kapal Angkatan Laut, yang akan menewaskan semua orang di dalamnya, ia teringat pada pelajaran yang diajarkan Garp kepadanya. Dalam sebuah skenario hipotetis, Koby bersedia mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan nyawa banyak warga sipil. Garp memarahinya, mengajarkannya untuk mengutamakan keselamatan diri dan menyelamatkan kaum muda meskipun harus mengorbankan orang tua. Namun, Koby kemudian mengorbankan dirinya kepada Blackbeard untuk menyelamatkan rekan-rekan Marinirnya. Di masa kini, Garp menyusun rencana untuk menghentikan Pizarro, memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti rencananya. Saat Garp memukul Pizarro dengan serangan yang sangat kuat, hingga memecah tengkorak Hachinosu menjadi dua, Koby berusaha menyerang tangan Pizarro. Koby kesulitan menemukan cara untuk menghancurkan tangan itu, tetapi kemudian teringat kata-kata Garp. Garp sebelumnya menyatakan Koby sebagai masa depan Angkatan Laut, setelah melihat bahwa Koby telah berlatih sendiri dan memukul kapal perang layaknya dirinya. Terinspirasi oleh Garp, ia melepaskan serangan Armament Haki yang dahsyat hingga menghancurkan tangan itu. Helmeppo menyelamatkan Koby, sementara Grus membersihkan puing-puing yang berjatuhan dari langit. Angkatan Laut bersuka cita, menyatakan misi penyelamatan itu berhasil, tetapi Garp memerintahkan kapal untuk meninggalkannya di Hachinosu. Koby mengingat pelajaran Garp, di mana Garp mengajarkannya untuk menghargai kelangsungan hidupnya sendiri bukan sebagai tindakan egois, melainkan agar ia dapat terus menyelamatkan orang lain. Dengan mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan nyawa para anggota Angkatan Laut yang lebih muda, ia mengirim pesan terakhir kepada anak buahnya, menyatakan bahwa mereka adalah masa depan Angkatan Laut, sebelum Kuzan menangkapnya dan membekukannya hingga kaku.
Download