Sabaody Archipelago Arc
Sinopsis
Duval mengungkapkan bahwa ia dulunya adalah seorang perampok kelas teri hingga poster buronan Sanji terungkap. Sejak saat itu, ia menyembunyikan wajahnya di balik topeng besi hingga akhirnya bisa membalas dendam pada Sanji. Ia kemudian menggunakan jaring baja untuk nyaris menenggelamkan Sanji, hingga Camie menyelamatkannya. Sementara itu, para Flying Fish Riders berusaha menghancurkan Thousand Sunny, tetapi berkat Gaon Cannon yang baru dipasang, mereka dengan cepat dikalahkan. Duval, yang sedang marah, memutuskan untuk menabrak Luffy dengan bantengnya, tetapi yang mengejutkan semua orang, Luffy dengan mudah menghentikan banteng itu tanpa menyerangnya, dengan tanpa disadari menggunakan Haki. Sanji kemudian naik ke pantai dan melancarkan serangan tendangan terakhir.
Setelah wajah Duval terungkap, para anggota Topi Jerami tercengang karena wajahnya mirip dengan poster buronan Sanji. Duval menyalahkan Sanji atas segala yang menimpanya bertahun-tahun lalu. Ia juga menceritakan bagaimana para pemburu hadiah mengejarnya atas perintah Angkatan Laut. Saat Sanji berhasil mencapai tempat Luffy berada, pemimpin Flying Fish itu mengatakan kepada musuhnya bahwa ia terpaksa bersembunyi sepanjang hidupnya. Sambil menuntut agar hidupnya dikembalikan, Sanji menendang wajah Duval dengan tepat. Kemudian, Duval dan Sanji berdebat mengenai wajah di poster buronan itu. Anggota Topi Jerami lainnya menganggap Sanji beruntung, sementara Franky berpikir untuk berteman dengan Duval. Si juru masak itu lalu berteriak bahwa Duval seharusnya mencukur jenggotnya sebelum memburunya. Duval menjelaskan bahwa ia dan gengnya menginginkan gaya hidup yang santai. Mereka hanyalah perampok kecil-kecilan yang mencari nafkah. Salah satu anggota gengnya memarahi seorang gadis karena menumpahkan es krim, dan mengancam ayahnya. Seiring berlanjutnya kekuasaan mereka, Angkatan Laut menetapkan hadiah atas kepala Sanji, memaksa penduduk kota untuk mengungsi. Awalnya, Duval mengira penduduk desa akan takut sekaligus menghormatinya, tetapi Angkatan Laut berhasil menemukannya, mengira perampok itu adalah Sanji Kaki Hitam. Terkejut, Duval berusaha menjelaskan kepada Angkatan Laut bahwa itu salah. Hancur, ia bepergian bersama gengnya dan punggungnya terluka parah. Duval bertekad untuk mengejar Sanji hingga ke neraka. Sanji mencengkeram pemimpin Flying Fish itu karena telah membahayakan Nami dan Robin. Duval kemudian mencoba menembakkan Scorpion Harpoons-nya, tetapi si juru masak itu menghindar. Duval lalu memerintahkan formasi jebakan. Saat para Pengendara Ikan Terbang semakin mendekat, Sanji menendang salah satu pengendara, namun ia terkena jaring baja dan ditarik ke bawah air. Luffy berusaha menyelamatkan Sanji, tetapi Zoro mengingatkannya tentang kemampuan Buah Iblisnya, sehingga Hatchan terpaksa bergegas untuk menolong. Duval menyoroti kecepatan para Flying Fish Riders karena mereka dapat menggunakan tabung oksigen, yang memastikan Sanji akan tenggelam. Akhirnya, Sanji pingsan. Kemudian, Camie terjun ke air mengejar Sanji. Pappag lalu berkata bahwa meskipun para Penunggang Ikan Terbang dan Manusia Ikan cepat di bawah air, putri duyung jauh lebih cepat daripada mereka. Luffy lalu mendoakan putri duyung itu agar beruntung. Kemudian, para Penunggang Ikan Terbang mengangkat jangkar besar untuk dijatuhkan ke kapal Thousand Sunny. Franky bergegas ke kemudi dan mengumumkan bahwa ada senjata rahasia yang terpasang tepat saat para Penunggang Ikan Terbang menjatuhkan jangkar tersebut. Tepat saat jangkar menghantam, Franky mengaktifkan Chicken Voyage, melakukan manuver penghindaran. Usopp lalu menuju haluan dan menemukan beberapa panel kontrol dengan senjata yang tersimpan di dalamnya. Duval terkejut melihat bagian depan kapal Sunny terbuka, memperlihatkan sebuah meriam. Dengan senjata yang diarahkan ke markas musuh, Gaon Cannon ditembakkan, menghantam markas tersebut dengan keras. Para Penunggang Ikan Terbang kalah telak dan Duval menyaksikan kejadian itu dengan ngeri. Franky kemudian menjelaskan cara kerjanya yang menggunakan sejumlah cola. Tepat saat itu, jaring tersebut kusut dan Camie membawa Sanji kembali ke permukaan. Namun, Sanji mengalami mimisan karena Camie telah menekan wajahnya ke dadanya saat menyelamatkannya. Kini marah, Duval menyerang Luffy menggunakan Motobaro, tetapi serangannya dibalas. Motobaro gemetar ketakutan dan pingsan. Robin mulai berpikir bahwa Luffy berhasil menaklukkan hewan itu. Sanji lalu angkat bicara sambil menyebut Duval sebagai makhluk aneh. Marah karena hasil poster buronan itu, Sanji lalu mulai menghujani wajah Duval dengan serangkaian tendangan. Dia kemudian mengakhiri serangan itu dengan Parage Shot dan menendang pemimpin Flying Fish itu hingga terlempar ke gedung lain. Sanji lalu menyimpulkan bahwa dia telah memberi Duval hidangan lengkap secara gratis.
Download