Enies Lobby Arc
Sinopsis
Robin mengetahui bahwa Spandam adalah putra Spandine, pria yang memerintahkan Buster Call di Ohara. Sogeking menembak Spandam dari jarak jauh dengan Kabuto-nya dan menyelamatkan Robin, sementara Franky membebaskannya dari borgol Seastone. Kini bebas menggunakan kekuatan Buah Iblisnya kembali, Robin akhirnya melampiaskan amarahnya kepada Spandam dengan serangan Seis Fleurs Slap. Namun, Buster Call di Enies Lobby baru saja dimulai.
Setelah Gerbang Keadilan dibuka untuk membiarkan Spandam dan Robin lewat, para Angkatan Laut dan agen terus berlari menyelamatkan diri dan mereka pun terkejut. Sementara itu, Kashii dan Oimo terus menggendong para pekerja Galley La, Keluarga Franky, serta Sodom dan Gomorrah sambil melarikan diri dari Buster Call. Mereka semua bersorak mendukung Luffy dan Franky. Luffy, yang masih dalam Gear Second, berdiri di hadapan Lucci, yang masih dalam wujud setengah macan tutul. Kapten Topi Jerami itu menunjukkan tekadnya untuk mengalahkan Lucci, sementara Franky berlari menuju Robin. Spandam telah melonggarkan cengkeraman gigi Robin pada jembatan, dan para Angkatan Laut bersiap-siap untuk menyambut Spandam. Kepala CP9 itu memandang dengan bangga karena ia telah memasang ranjau darat untuk meledakkan tangga dan siapa pun yang mencoba memanjatnya. Ia kemudian melanjutkan menyeret Robin dengan tali, sementara Robin berusaha memberitahu penculiknya bahwa ia tidak akan membiarkan dirinya dibawa pergi. Kepala CP9 itu meyakinkan bahwa seluruh kru Topi Jerami akan dihancurkan oleh Buster Call, sama seperti yang terjadi pada Ohara. Ia melanjutkan dengan memberitahu Robin bahwa Spandine-lah yang memimpin misi ke Ohara. Spandam juga menceritakan bagaimana Robin menjalani hidup dalam pelarian dari Pemerintah Dunia. Robin meyakinkan bahwa warisan Ohara tidak akan punah selama ia masih hidup. Tepat saat itu, Franky tiba-tiba meledakkan ranjau tersebut. Spandam bersuka cita karena dia akan tercatat dalam sejarah. Ketika segalanya tampak sudah berakhir bagi Robin, sebuah proyektil tiba-tiba menghantam Spandam, membuat sang cendekiawan terkejut. Angkatan Laut kebingungan mencoba mencari si penembak. Saat para Marinir satu per satu tumbang, Robin tampak terkejut saat Usopp tiba-tiba muncul berdiri di atas Menara Hukum. Spandam pun kemudian tertembak, dan Robin langsung berlari melarikan diri. Angkatan Laut hampir menembak Robin untuk melumpuhkannya, namun Franky berhasil memblokir peluru-peluru tersebut dengan tubuh besinya. Usopp kemudian menghubungi Franky bahwa kunci-kunci telah dibawa untuk melepaskan borgol Robin. Butuh beberapa detik, tetapi akhirnya Franky berhasil membebaskan Robin. Spandam berteriak ngeri karena semua agennya telah dikalahkan. Usopp meyakinkan Robin bahwa kru Topi Jerami akan dengan senang hati menerimanya kembali. Robin lalu melampiaskan rasa frustrasinya pada Spandam dengan teknik Seis Fleur dan Slap, menampar Spandam berulang kali sebelum menghancurkan wajahnya. Franky kemudian menghubungi teman-teman barunya melalui Den Den Mushi bahwa sudah waktunya untuk menyusun rencana pelarian. Tepat saat itu, Usopp mendengar suara mendengung dan kapal-kapal Buster Call tiba untuk memulai serangan bom.
Download