Amazon Lily Arc
Sinopsis
Episode ini menceritakan keberadaan Chopper dan Sanji setelah mereka diusir oleh Kuma. Chopper terbangun karena diganggu oleh burung-burung raksasa yang ingin menjadikannya mainan, dan ketika akhirnya ia berhasil melarikan diri dari mereka, penduduk asli pulau itu malah mencoba memakannya. Sementara itu, Sanji terbangun di pangkuan seorang ‘wanita’ yang cantik namun pemalu di sebuah pulau yang membuat segala sesuatunya menjadi sangat feminin, dan ketika ia mengejar wanita tersebut, ia menyadari ada sesuatu yang aneh mengenai penduduk pulau di rumahnya.
Di kapal Momonga, Hancock menuntut agar porsi makanannya minimal seratus kilogram per porsi, yang kemudian ia berikan kepada Luffy sambil terus membayangkan dirinya. Dua anggota Angkatan Laut mencoba mengintip ke dalam kamar Hancock, sehingga ia mengubah mereka menjadi batu. Beberapa hari sebelumnya di sebuah pulau di South Blue, Chopper bermimpi menemukan anggota kru lainnya, tetapi terbangun oleh dua burung raksasa yang mematuk wajahnya. Burung-burung itu memperlakukan Chopper seperti mainan, menggulingkannya di lantai dan melemparkannya ke sana-sini, lalu menjatuhkannya ke hutan di bawah mereka. Kemudian, Chopper ingat bahwa ia memiliki kartu vivre milik Rayleigh dan berencana mencari makanan di hutan serta kembali ke kru, tetapi ia dipukul pingsan oleh salah satu penduduk asli pulau itu. Chopper terbangun dalam keadaan terikat dan menggantung di atas panci mendidih saat penduduk asli itu berencana menggunakannya sebagai bahan utama dalam hidangan "Tanuki" mereka. Chopper berhasil melarikan diri menggunakan Heavy Point-nya saat penduduk asli itu diserang oleh burung-burung tersebut dan kabur. Narator menjelaskan bahwa Chopper berada di Kerajaan Torino, sebuah pulau tempat burung-burung berkuasa dan konon terdapat harta karun di sana. Sanji tiba di Pulau Momoiro yang seperti mimpi, di mana segalanya berwarna merah muda dan feminin. Ia ditemukan oleh Elizabeth, yang membawanya ke sebuah bangku dan menyeka wajahnya dengan saputangannya. Saat Sanji terbangun, Elizabeth tampak gugup dan lari sebelum Sanji sempat melihat wajahnya, tetapi Sanji mengikutinya untuk mengucapkan terima kasih dan mengembalikan saputangannya. Di sepanjang jalan, Sanji melihat beberapa hewan berwarna pink dengan rambut pirang yang terurai dan bertanya-tanya apakah ia sedang berada di surga. Di rumahnya, Sanji mulai berbicara dengan Elizabeth dari balik pintu yang tertutup, saat ia menyebutkan bahwa ia adalah seorang koki. Elizabeth bertanya apakah Sanji juga menyukai pakaian dan gaun bermotif bunga, yang dijawabnya dengan "iya", karena mengartikan pertanyaan itu sebagai ketertarikan pada bagaimana gaun tersebut terlihat saat dikenakan oleh Elizabeth. Elizabeth mengizinkan Sanji masuk dan memberinya sebuah gaun untuk dicoba, saat itulah ia akhirnya melihat wajah Elizabeth dan menyadari bahwa dia sebenarnya adalah seorang Okama (pria yang suka berpakaian seperti wanita). Sanji menyadari bahwa semua orang di pulau itu adalah okama (bahkan hewan-hewan) dan narator menjelaskan bahwa Pulau Momoiro adalah Pulau Maiden kedua, di mana semua orang memiliki hati yang feminin. Sekelompok okama mengejar Sanji, berusaha memaksanya memakai gaun itu, dan menjelaskan bahwa mereka disebut Kerajaan Kamabakka, tetapi Sanji menggambarkan tempat di mana ia mendarat sebagai “neraka”.
Download