Elbaph Arc
Sinopsis
Setelah bertemu dengan seorang pria yang memberi tahu kelompok Luffy bahwa mereka berada di tempat bernama Negeri Para Dewa yang diperintah oleh Dewa Matahari, para anggota Topi Jerami segera menyadari bahwa tempat itu sebenarnya merupakan bagian dari sebuah diorama raksasa. Setelah menyelamatkan Chopper dan melawan lebih banyak hewan raksasa, Dewa Matahari kembali, marah atas apa yang ia lihat. Dengan denah yang ditemukan Nami dan Chopper, serta Iscat yang ditangkap sebagai sarana transportasi mereka, para Topi Jerami merencanakan pelarian mereka sementara Dewa Matahari terus mengejar.
Saat berjalan melintasi kota blok, mereka melihat seorang pria menunggangi seekor belalang. Pria itu menjelaskan kepada mereka bahwa mereka berada di Negeri Para Dewa yang diperintah oleh Dewa Matahari, yang merupakan asal mula dewa-dewa lain seperti Iscat si Kucing, Dewa Telinga, dan Dewa Jarum. Kelompok Topi Jerami menyadari bahwa mereka telah menyerang dan memakan para dewa, tetapi tidak mengakuinya kepada pria itu. Pria itu memperingatkan mereka agar tidak melampaui Kastil Bigstein, kastil yang baru saja mereka tinggalkan, tetapi Luffy tidak mengindahkan peringatan itu dan berlari melewati kastil tersebut. Namun, Luffy melihat bayangannya sendiri sebelum menabrak dinding tak terlihat, yang ternyata adalah cermin. Saat cermin itu pecah, memperlihatkan jaring-jaring sangkar, para anggota Topi Jerami menyadari bahwa mereka telah dipenjara di dalam terarium raksasa sebagai hewan peliharaan. Mereka menemukan balok-balok mainan yang terbuat dari resin sintetis yang digunakan untuk membangun lantai dan bangunan. Mereka juga menemukan Chopper tepat di luar sangkar, lalu membebaskannya dari rantai yang mengikatnya. Mereka dikelilingi oleh ular berbisa, burung gagak, dan tikus milik raksasa itu. Namun, Luffy, Zoro, dan Sanji bertarung melawan hewan-hewan tersebut; api menyebar dari perapian, membakar seluruh ruangan. Tepat saat mereka berhasil mengalahkan hewan-hewan itu, Dewa Matahari, seorang raksasa bertopeng yang kekar, muncul, merasa hancur karena kuilnya telah terbakar. Saat Dewa Matahari berusaha membalas dendam, para anggota Topi Jerami berlari melintasi kota, menunggangi punggung Iscat sambil berusaha melarikan diri ke sisi lain kota. Namun, Dewa Matahari mengejar mereka, bertekad untuk membalas dendam.
Download